
Foto: Sebanyak 36 peserta lintas divisi mengikuti program pengembangan diri di Gedung Corporate University pada 10–11 April 2026. Kegiatan ini mendorong penguatan kompetensi teknis, sikap profesional, dan karakter personal
PAPUA SELATAN – Tunas Sawa Erma (TSE) Group menggelar program TSE Innovation School sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki karakter kuat dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berkembang.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 10–11 April 2026, di Gedung Corporate University, di Kampung Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel. Dengan melibatkan 36 peserta dari berbagai divisi, program tersebut menjadi wadah untuk membentuk karyawan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki karakter kerja yang kuat.
“Melalui TSE Innovation School, kami ingin mendorong setiap peserta untuk terus berkembang, tidak hanya dari sisi kemampuan teknis, tetapi juga dalam membangun sikap profesional, etika kerja, dan karakter positif yang dibutuhkan dalam dunia kerja saat ini,” ujar perwakilan Corpu, Sherly E.Yalnuhubun.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan sejumlah materi yang relevan dengan pengembangan kapasitas individu di tempat kerja, antara lain Self Actualization at Workplace, Etiquette & Communication at Workplace, Building Excellent Character, serta Success Attitude Working at Korean Company.
Melalui materi tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa keberhasilan kerja tidak hanya ditentukan oleh keahlian teknis, tetapi juga oleh nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, komunikasi yang baik, loyalitas, dan rasa hormat.

Foto: Sesi interaksi para peserta dalam program TSE Innovation School, sebuah inisiatif TSE Group untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif, inovatif, dan siap menghadapi perkembangan dunia kerja
Salah satu peserta, Aulia Aldzani, dari Divisi Accounting mengatakan bahwa pelatihan ini memberikannya sudut pandang baru dalam memaknai profesionalisme di lingkungan kerja.
“Kami jadi lebih memahami bagaimana bersikap profesional, tidak hanya dalam pekerjaan, tetapi juga dalam berinteraksi dengan rekan kerja dan atasan,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, pelatihan juga berlangsung secara interaktif sehingga mendorong peserta untuk lebih mengenali potensi diri. Suasana belajar yang terbangun selama kegiatan menunjukkan bahwa proses pengembangan kapasitas dapat dilakukan secara efektif, menyenangkan, dan bermakna.
Program TSE Innovation School dihadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan perusahaan dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui TSE Innovation School, perusahaan berharap setiap karyawan mampu membawa perubahan positif, baik bagi pengembangan diri maupun bagi lingkungan kerja secara keseluruhan. (Corpu)
