Asiki, Papua – Pendampingan merupakan bagian terberat dalam program pengembangan masyarakat. Selain perlu sikap yang konsisten, proses pendampingan juga membutuhkan komunikasi yang terbuka dan intensif dari semua pihak yang terlibat untuk mencapai tujuan. Kemauan yang kuat ini dibuktikan oleh PT Tunas Sawa Erma (TSE) yang terus memberikan pendampingan kepada masyarakat di pedesaan Papua melalui budidaya sayuran.

Mengulangi kesuksesan bulan lalu, TSE kembali mendorong pengembangan masyarakat dengan pendampingan masyarakat melalui pemanfaatan lahan kosong untuk menanam sayuran. Kali ini, masyarakat dari Camp 19 A di Asiki diberi kesempatan untuk mengelola lahan. Pendampingan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2019. TSE memberikan bantuan berupa bibit sayuran seperti kangkung, sawi, tomat, terong, dan jagung. Alat berkebun seperti cangkul, sekop, dan alat penyiram juga disediakan. Masyarakat dari marga Ekoki Gowe dan perusahaan bergotong royong menanam benih secara berdampingan. Tim dari TSE juga mengajari mereka cara merawat tanaman agar tumbuh dengan baik.

Baca artikel lainnya tentang Tunas Sawa Erma

“Kami berharap masyarakat akan terus melakukan kegiatan ini dan terus melakukannya untuk mendapatkan hasil yang baik untuk meningkatkan perekonomian,” kata Bae Sungtek selaku General Manager Divisi Kelapa Sawit Asiki.

Sedangkan di Desa Miri, sayuran yang ditanam beberapa bulan lalu melalui binaan TSE sudah dipanen oleh masyarakat sekitar. Hal itu mendapat apresiasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Boven Digoel, Papua, Otto Wiwaron yang hadir pada saat panen raya.

Hal ini membuktikan bahwa program yang digagas pada April 2019 oleh PT Tunas Sawa Erma telah diakui memberikan manfaat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan pendapatan masyarakat. [CSC TSE]

Published On: Juni 28, 2019
Mungkin Anda tertarik dengan berita ini

Share This Story, Choose Your Platform!

Berita Terbaru
  • Published On: April 23, 2026
  • Published On: April 20, 2026
  • Published On: April 8, 2026