
Foto: Penandatanganan MoU oleh Direktur TSE Group Luwy Leunufna (kedua dari kiri) dan Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama Universitas Cenderawasih, Dr. Basir Rohrohmana, S.H., M.Hum. (ketiga dari kanan), menandai dimulainya kolaborasi TSE Group dan Universitas Cenderawasih di bidang penelitian dan pemberdayaan masyarakat.
JAYAPURA – Papua menjadi rumah bagi beragam tradisi, bahasa, dan kearifan lokal yang memiliki nilai penting bagi kehidupan masyarakat. Dikutip dari buku Tradisi & Kebudayaan Nusantara, Papua terbagi menjadi tujuh wilayah adat berdasarkan suku yang mendiami masing-masing wilayah, dengan total 255 suku yang tersebar di seluruh Papua.
Kekayaan budaya tersebut mendorong PT Tunas Sawa Erma (TSE) Group menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Cenderawasih (Uncen) di Jayapura, Papua, Rabu (30/9/2026).
Kerja sama ini mencakup program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat, termasuk kajian etnografi yang berkaitan dengan kondisi sosial, budaya, dan bahasa masyarakat setempat. Selain itu, kerja sama juga mencakup program penelitian dan magang mahasiswa, khususnya yang berkaitan dengan kajian antropologi.
Dalam pelaksanaannya, Universitas Cenderawasih memiliki peran strategis sebagai salah satu perguruan tinggi di Papua yang menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan kapasitas akademik dan pemahaman terhadap konteks lokal Papua, Uncen menjadi mitra yang penting bagi TSE Group dalam mendukung kajian dan penelitian sosial budaya yang dibutuhkan perusahaan.
“Melalui kerja sama dengan Universitas Cenderawasih, PT Tunas Sawa Erma berkomitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat di Papua melalui program penelitian, magang mahasiswa, dan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan secara berkesinambungan,” ujar Direktur PT Tunas Sawa Erma, Luwy Leunufna.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama Universitas Cenderawasih, Dr. Basir Rohrohmana, S.H., M.Hum., menyambut baik kerja sama dengan TSE Group. Menurutnya, kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat.
“Kerja sama antara Universitas Cenderawasih dan Tunas Sawa Erma Group menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Papua,” kata Basir.
Melalui kerja sama ini, TSE Group dan Universitas Cenderawasih menargetkan terbangunnya kemitraan berkelanjutan antara dunia pendidikan dan perusahaan, khususnya dalam menghasilkan kajian sosial dan budaya masyarakat di wilayah operasional. Kajian tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan program yang lebih sesuai dengan karakteristik masyarakat setempat.
Kerja sama ini juga dilatarbelakangi komitmen TSE Group sebagai perusahaan perkebunan kelapa sawit dalam menerapkan prinsip No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE), sekaligus memperkuat proses recovery plan melalui pendekatan yang lebih mendalam terhadap kondisi sosial dan budaya masyarakat di sekitar wilayah operasional. (PR)
