
Foto: Suasana saat pemateri menyampaikan materi seputar lingkungan, sosial, dan teknologi kepada siswa-siswi di Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan
BOVEN DIGOEL – Meskipun hidup di wilayah terpencil, edukasi tentang isu sosial penting untuk dilakukan kepada siswa-siswi di pedalaman. Pengenalan pada isu-isu sosial ini dapat membuka wawasan mereka terhadap realitas di luar komunitasnya dan membantu mereka menghadapi tantangan sosial serta mendorong untuk berkontribusi dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik.
Edukasi isu-isu sosial kepada siswa dan siswi di pedalaman sebaiknya dikenalkan secara bertahap melalui kegiatan yang menyenangkan dan partisipatif agar penyampaian pesan-pesan sosial jadi mudah dipahami.
Di Kabupaten Boven Digoel, edukasi terkait isu-isu sosial juga diberikan untuk para pelajar. Kegiatan ini digelar oleh Tunas Sawa Erma (TSE) Group, perusahaan yang bergerak di bidang kelapa sawit di Papua. Kegiatan ini menghadirkan berbagai materi edukatif dengan topik-topik aktual, seperti pentingnya menjaga lingkungan hidup, semangat bela negara, kesehatan mental, penguatan budi pekerti, serta pemahaman mengenai teknologi terkini seperti Artificial Intelligence (AI) kepada siswa-siswi setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Program Edukasi Sosial dikemas dengan pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami, sehingga berhasil menarik perhatian para peserta dan meningkatkan semangat para pelajar. Maka tak heran jika kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para pelajar dan guru di sejumlah sekolah di Kabupaten Boven Digoel, khususnya di wilayah Distrik Jair.
Program Edukasi Sosial sejatinya merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Contribution (CSC) perusahaan, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai isu-isu sosial, lingkungan, dan perkembangan teknologi.
“Kami ingin para pelajar di Distrik Jair tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap isu-isu sosial dan lingkungan di sekitar mereka. Kegiatan Edukasi Sosial ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas,” ujar Daniel Sim Ayomi, A.Md., S.Sos., S.H., MPA, General Manager TSE Group.

Foto: Para siswa penerima bantuan perlengkapan belajar sebagai bentuk dukungan semangat belajar dan meraih cita-cita
Selain materi edukatif, TSE Group juga memberikan bantuan perlengkapan belajar seperti alat tulis dan tas sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap motivasi belajar siswa. Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Jair, Muhammad Solehudin, menyampaikan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi para pelajar.
“Program ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan tambahan bagi siswa di luar kurikulum sekolah. Mereka menjadi lebih memahami peran penting generasi muda dalam menghadapi isu-isu sosial dan lingkungan,”ujarnya.
Kegiatan Edukasi Sosial tidak hanya dilaksanakan di sekolah negeri, tetapi juga menjangkau sekolah swasta seperti Madrasah Tsanawiyah Nurush Shobah Asiki. Harapannya, program positif ini dapat menjadi langkah awal untuk membentuk generasi yang cerdas, peduli lingkungan, dan siap menghadapi tantangan masa depan dan membangun Papua menuju generasi emas.
Salah satu peserta, Patrisia Tanggarofa, siswi SMPN 1 Jair, mengungkapkan antusiasmenya. “Kegiatan ini sangat memotivasi saya dan teman-teman. Selain memperluas wawasan, semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut,” tuturnya dengan penuh semangat.
Melalui program ini, TSE Group sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan dan perkebunan kelapa sawit membuktikan bahwa kontribusi perusahaan tidak hanya diukur dari sisi bisnis, tetapi juga dari dampak sosial dan lingkungan yang positif bagi masyarakat. (Humas)
